
Bantul – Mahasiswa KKN-PPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Kelompok 119 menggelar kegiatan bertajuk “Stop Bullying, Jadilah Teman yang Baik!” di Subandi Giyanto Art Studio, Gendeng, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–11.00 WIB ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dalam pelaksanaan KKN-PPM Mandiri Kelas Karyawan yang berlangsung pada 23 Juli–21 Agustus 2026.
Kegiatan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Imam Suharjo dan diikuti oleh 20 siswa kelas V dari empat sekolah dasar, yaitu SD Negeri Bangunjiwo, SD Negeri Banyuripan, SD Negeri Karangjati, dan SD Negeri Bibis. Informasi kegiatan disampaikan oleh Ketua Kelompok KKN-PPM 119, Angella Putri Octavia.
Rangkaian acara diawali dengan psikoedukasi pencegahan bullying bertema “Stop Bullying, Jadilah Teman yang Baik!” yang disampaikan oleh Muhammad Alvin Alfaridzi, mahasiswa KKN Program Studi Psikologi UMBY Kampus 3. Materi disampaikan secara interaktif menggunakan media gambar, video singkat, dan cerita edukatif sehingga mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui pendekatan tersebut, peserta diajak mengenali berbagai bentuk bullying, memahami dampaknya bagi korban, serta belajar membangun sikap empati, saling menghormati, dan berani menjadi teman yang baik.
Setelah sesi psikoedukasi, para siswa mengikuti workshop melukis kaca yang dipandu langsung oleh instruktur dari Subandi Giyanto Art Studio. Sebelum praktik dimulai, peserta diberikan arahan mengenai teknik melukis di atas media kaca yang memiliki karakteristik berbeda dengan melukis di atas kanvas maupun kertas. Anak-anak kemudian menuangkan kreativitas mereka dalam bentuk karya yang mengangkat nilai persahabatan, kepedulian, dan semangat menolak perundungan.
Suasana kegiatan berlangsung meriah. Seluruh peserta terlihat sangat antusias dan bergembira mengikuti setiap rangkaian acara. Selain memperoleh pengetahuan mengenai pencegahan bullying, mereka juga mendapatkan pengalaman baru dalam berkarya menggunakan media kaca.
Pada sesi penutup, perwakilan dari setiap kelompok mempresentasikan hasil karya lukis mereka sekaligus menjelaskan makna gambar yang dibuat. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PPM UMBY berharap edukasi mengenai pencegahan bullying dapat ditanamkan sejak usia dini dengan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami. Kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, serta pelaku seni juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, kreatif, dan mendukung tumbuh kembang karakter positif anak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan KKN-PPM Angkatan XLIX Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Pada tahun 2026, UMBY secara resmi menerjunkan 1.248 mahasiswa dalam program KKN-PPM yang terdiri atas KKN Reguler, KKN Mandiri, KKN Penugasan Khusus, dan KKN Pasar. Melalui berbagai skema tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat melalui program-program yang inovatif, edukatif, dan berdampak.
Tentang Subandi Giyanto
Subandi Giyanto merupakan perupa, pelaku budaya, dan mantan guru kelahiran Bantul pada tahun 1958. Ia mulai mendalami seni sejak usia tujuh tahun melalui seni menatah dan menyungging wayang kulit gaya Yogyakarta. Dalam perjalanan berkaryanya, Subandi dikenal sebagai seniman yang menghasilkan wayang kulit, lukisan, mural, dan lukis kaca dengan memadukan corak tradisional serta inovasi seni modern.
Ia telah menggelar sejumlah pameran tunggal, di antaranya Gilingwesi (2023), Nunggak Semi (2019), dan Gambar Pitutur (2005), serta aktif mengikuti berbagai pameran nasional maupun internasional, termasuk di San Francisco pada tahun 2018.
Atas dedikasinya dalam dunia seni dan budaya, Subandi Giyanto menerima berbagai penghargaan, di antaranya Anugerah Kebudayaan Gubernur DIY (2018), Anugerah Prestasi Gubernur DIY (2017), The Best Visual Art Award – Festival Seni Internasional Yogyakarta (2014), serta penghargaan Seniman Lukis Kaca Terbaik dari Bupati Bantul (2013).



