Universitas Terbuka Pelopor Pendidikan Jarak Jauh yang Mendahului Zaman

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, memuji Universitas Terbuka (UT) sebagai pelopor dalam pembelajaran jarak jauh. Dalam pidatonya saat peresmian Gedung Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Kampus Universitas Terbuka (UT) Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (10/7/2024), Menko PMK menyebutkan bahwa UT telah mendahului zaman dengan metode pembelajaran jarak jauh yang inovatif sejak berdirinya pada tahun 1984.

“Universitas Terbuka mendahului zaman. Baru sekarang kita menyadari betapa hidup kita dikepung dunia media sosial, dunia virtual, yang telah dilakukan 40 tahun lalu oleh para pemrakarsa dan pendiri Universitas Terbuka,” ujar Muhadjir.

Menko PMK menekankan pentingnya UT dalam merancang kurikulum terbaik yang sesuai dengan perkembangan modernisasi dan kebutuhan Generasi Z yang mendominasi penduduk usia produktif di Indonesia. Menghadapi era post-truth, di mana informasi mudah diakses melalui teknologi seperti kecerdasan buatan dan ChatGPT, Menko PMK meminta UT untuk terus mengikuti perkembangan zaman dan mengimbangi era post-truth ini.

“Tanggung jawab Universitas Terbuka sangat besar dalam kaitannya bagaimana mengimbangi era post-truth. Dan itu tantangan untuk pengelola Universitas Terbuka,” ungkapnya.

Selain itu, Menko PMK menyoroti peran UT dalam transformasi digital dan literasi digital di tengah masyarakat. Dengan banyaknya penyalahgunaan teknologi digital untuk penipuan, UT diharapkan dapat memanfaatkan teknologi digital secara benar dan membantu masyarakat memahami dan mengadopsi nilai-nilai yang baik di balik teknologi tersebut.

“Transformasi digital masyarakat bukan berarti melatih masyarakat pintar menggunakan smartphone. Literasi sebenarnya adalah memberadabkan masyarakat kita dalam memanfaatkan teknologi yang ada di smartphone itu,” tambahnya.

Menko PMK berharap UT terus menjalankan amanah dalam pembangunan bangsa Indonesia melalui pendidikan, sesuai dengan UUD 1945 Pasal 31 ayat 3, yang menekankan pentingnya keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dalam kegiatan peresmian Gedung UPBJJ Kampus Universitas Terbuka (UT) Makassar, Menko PMK melakukan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita simbolis peresmian gedung. Menko PMK juga meninjau ruangan dan fasilitas yang ada dalam gedung baru UT Makassar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Zudan Arif Fakrulloh; Walikota Makassar Mohammad Ramadhan Pomanto; Rektor Universitas Terbuka Prof. Ojat Darojat; Pj. Bupati Sidrap, Dr. Ns. H Basra; Direktur Universitas Terbuka Makassar Prof. Rahman Rahim; dan civitas akademika Universitas Terbuka.

Sumber info : https://www.kemenkopmk.go.id/menko-pmk-sebut-universitas-terbuka-ut-perguruan-tinggi-yang-sudah-mendahului-zaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Peringkat Universitas Di Indonesia 2024 – Versi Webometrics Edisi Januari/Maret 2024

Peringkat Universitas Di Indonesia 2024 – Versi Webometrics Edisi JanuariMaret 2024

Dalam era globalisasi dan digitalisasi saat ini, pemeringkatan universitas menjadi salah satu tolok ukur penting dalam menilai kualitas dan reputasi perguruan tinggi. Pada bulan Januari/Maret 2024, Webometrics, sebuah lembaga pemeringkatan

Wisuda Sarjana XLVI dan Pascasarjana XXI UMBY Periode Mei Tahun 2023

Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Melakukan Wisuda Sarjana XLVI dan Pascasarjana XXI Periode Mei Tahun 2023

Yogyakarta, 27 Mei 2023 – Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) dengan bangga mengumumkan bahwa Wisuda Sarjana XLVI dan Pascasarjana XXI telah sukses diselenggarakan pada Sabtu, 27 Mei 2023. Acara ini

Kunjungan Istimewa ke Grha Literasi Husada: Kolaborasi dan Inovasi di Poltekkes Surabaya

Kunjungan Istimewa ke Grha Literasi Husada Kolaborasi dan Inovasi di Poltekkes Surabaya

Pada Senin legi, tanggal 28 Agustus 2023, Grha Literasi Husada Poltekkes Surabaya menjadi tuan rumah bagi tamu istimewa yang terdiri dari Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Bapak Valentinus