
LEBAK — Kelompok 5 KKN Nusantara menyelenggarakan Sosialisasi Tuberkulosis (TBC), cek kesehatan gratis, dan donor darah di Desa Margawangi, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Kegiatan yang berkolaborasi dengan Puskesmas Cisimeut, PMI Kabupaten Lebak, dan Pemerintah Desa Margawangi ini diikuti puluhan warga sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui aksi donor darah. (04/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Margawangi mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Margawangi H. Sumitra Pakot, Kepala Puskesmas Cisimeut Dede Herdiansah, S.Kep., Ners., perwakilan PMI Kabupaten Lebak Adi Setiadi, A.Md.Kes., S.E., mahasiswa KKN Nusantara Kelompok 5, serta masyarakat Desa Margawangi. Sejak pagi, warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi kesehatan hingga pemeriksaan kesehatan gratis, sementara pelayanan donor darah dilaksanakan di Posyandu Desa Margawangi.
Ketua Panitia, M. Nur Fatan Azmiy, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui donor darah.
“Sosialisasi, cek kesehatan gratis, serta donor darah ini merupakan sarana edukasi agar masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Melalui donor darah, kita juga dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah untuk keberlangsungan hidupnya,” ungkapnya.
Kepala Desa Margawangi, H. Sumitra Pakot, mengapresiasi inisiatif Kelompok 5 KKN Nusantara yang menghadirkan program kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan instansi kesehatan.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Puskesmas Cisimeut, Dede Herdiansah, S.Kep., Ners. Ia mengapresiasi keberanian dan kemampuan mahasiswa KKN Nusantara Kelompok 5 dalam membangun komunikasi serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak hingga mampu mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan kesehatan tersebut.
“Yang kami apresiasi dari mahasiswa adalah keberanian mereka untuk mengajak berkolaborasi dan melobi berbagai pihak. Tidak hanya menginisiasi kegiatan, tetapi juga mampu mengoordinasikan seluruh rangkaian acara sehingga kegiatan kesehatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Dede Herdiansah.
Apresiasi serupa disampaikan oleh perwakilan PMI Kabupaten Lebak, Adi Setiadi, A.Md.Kes., S.E. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sebuah langkah positif karena mahasiswa berhasil menginisiasi kegiatan donor darah yang sebelumnya belum pernah diselenggarakan di Desa Margawangi. Selain itu, mahasiswa dinilai mampu menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat dengan pendekatan yang komunikatif dan tidak terkesan menggurui.
“Ini merupakan hal yang sangat positif. Mahasiswa berhasil menginisiasi donor darah yang sebelumnya sama sekali belum pernah diadakan di sini. Yang lebih penting, mereka mampu memberikan penyuluhan kesehatan dan edukasi tentang donor darah kepada masyarakat dengan cara yang komunikatif, sehingga masyarakat merasa diajak dan diberi pemahaman, bukan merasa digurui,” ujar Adi Setiadi.
Pada sesi utama, tenaga kesehatan dari Puskesmas Cisimeut memberikan sosialisasi mengenai Tuberkulosis (TBC), meliputi penyebab, cara penularan, gejala, langkah pencegahan, pentingnya deteksi dini, hingga pengobatan yang harus dijalani secara tuntas. Warga juga diedukasi mengenai penerapan etika batuk, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik.
Sosialisasi berlangsung interaktif. Masyarakat aktif mengajukan pertanyaan mengenai penularan, pencegahan, hingga penanganan TBC apabila terdapat anggota keluarga yang mengalami gejala penyakit tersebut.
Usai sosialisasi, sekitar 80 warga mengikuti layanan cek kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, pengukuran berat badan, serta konsultasi kesehatan. Di lokasi berbeda, PMI Kabupaten Lebak juga menyelenggarakan donor darah. Dari seluruh pendaftar, sebanyak 23 orang berhasil mendonorkan darahnya, sedangkan sembilan orang lainnya belum memenuhi persyaratan kesehatan.
Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu pendonor, masyarakat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
”Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bermanfaat. Semoga ke depan bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.” Ujarnya . Melalui kegiatan ini, Kelompok 5 KKN Nusantara berharap kolaborasi dengan Pemerintah Desa Margawangi, Puskesmas Cisimeut, dan PMI Kabupaten Lebak dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kepedulian sosial masyarakat Desa Margawangi.



