Dua Siswa MTsN 9 Bantul Memperoleh Nilai Sempurna pada ASPD 2023

Dikutip dari web kemenag.go.id, dua siswa dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 9 Bantul berhasil mencapai nilai sempurna (100) dalam ujian ASPD (Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah) tahun 2023. Siswa-siswa tersebut adalah Aurel Wafa Nazira untuk Literasi Membaca Bahasa Indonesia dan Raeyaser Fikron De Warent untuk Literasi Numerasi.

ASPD merupakan ujian akhir untuk siswa kelas IX, yang meliputi literasi Bahasa Indonesia, literasi Numerik, literasi Bahasa Inggris, dan literasi Sains. Ujian ASPD ini diadakan oleh Dinas Dikpora Provinsi DIY dan diikuti oleh siswa-siswa SMP/MTs di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Prestasi yang diraih oleh siswa-siswa MTsN 9 Bantul ini mendapatkan penghargaan dari Kepala Dinas Dikpora, Isdarmoko. “Luar biasa! Hari ini, Madrasah mampu bersaing bahkan melampaui sekolah negeri,” ujar Isdarmoko dengan antusias saat memberikan sambutan dalam acara Wisuda Purnasiswa Kelas IX Tahun Ajaran 2022/2023 di Gedung Erlangga, lantai tiga, pada Sabtu (10/6/2023).

Sebanyak 159 siswa kelas IX dari MTsN 9 Bantul berhasil lulus tahun ini. Dalam acara wisuda dengan tema “Unggul, Berkarakter, dan Mendunia” tersebut, hadir pula Abd Su’ud, S.Ag., Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DI Yogyakarta, Edy Purwanto, Analis SDM Aparatur Ahli Muda Seksi Guru Kanwil Kemenag DIY, serta Ahmad Shidqi, Kepala Kantor Kemenag Bantul.

Selain memberikan apresiasi kepada Aurel, Raeyaser, dan sembilan siswa lainnya yang meraih nilai tinggi dalam Literasi Bahasa Indonesia dan Literasi Numerasi di atas 90, Isdarmoko juga memberikan penghargaan kepada mereka.

Aurel berbagi tips untuk meraih nilai 100 dalam Literasi Bahasa Indonesia. Menurutnya, MTsN 9 Bantul memiliki berbagai program yang diwajibkan kepada siswa, seperti sarapan soal, les ASPD, dan konsultasi dengan guru pengampu selama 24 jam. Aurel menyatakan bahwa dukungan dari madrasah sangat membantu dalam menghadapi ujian ASPD tahun ini.

“Selain belajar di jam sekolah, kami juga dapat berkonsultasi dengan guru pengampu selama 24 jam, sehingga kami bisa mengejar materi yang belum dipahami,” ungkap Aurel. Nur Hasanah Rahmawati, Kepala MTsN 9 Bantul, membenarkan pernyataan yang disampaikan oleh Aurel. Ia menegaskan bahwa MTsN 9 Bantul berkomitmen untuk menyediakan fasilitas dan pelayanan terbaik kepada siswa dalam proses belajar, sehingga mereka dapat mencapai prestasi yang gemilang dalam ASPD.

“Selamat kepada Aurel, Raeyaser, dan siswa-siswi MTsN 9 Bantul lainnya yang berhasil menguasai ujian ASPD dan meraih nilai terbaik. Kalian luar biasa!” ucap Atik, nama panggilan akrab Kepala MTsN 9 Bantul, yang juga memberikan penghargaan kepada siswa yang meraih nilai sempurna dan nilai di atas 90.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

SMA Islam Al Azhar 2 Pejaten : Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025/2026

🏫 SMA Islam Al Azhar 2 Pejaten membuka kesempatan bagi calon siswa untuk bergabung dan menjadi bagian dari pendidikan Islam modern yang mencerdaskan dan mencerahkan bangsa.

Smart Farming: Revolusi Pertanian Cerdas di Lingkungan Universitas

Smart Farming Revolusi Pertanian Cerdas di Lingkungan Universitas

Pertanian adalah salah satu sektor penting dalam perekonomian global yang selalu berubah. Di tengah perubahan iklim dan peningkatan permintaan pangan, diperlukan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian. Salah satu

Guru Honorer Dilarang Mengajar, Ferawati Kembali Aktif setelah Dimediasi Dikbudpora

Guru Honorer Dilarang Mengajar, Ferawati Kembali Aktif setelah Dimediasi Dikbudpora

Bima – Ferawati, seorang guru honorer di SDN Inpres Kalo, Desa Pai, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang sebelumnya dilarang mengajar karena hanya memiliki gelar D2, kini