
Yogyakarta – Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) kembali menunjukkan komitmen kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Melalui rangkaian program berbagi, kampus ini menyalurkan santunan, berbagi takjil, hingga menggelar buka puasa bersama civitas akademika.
Kegiatan berbagi tersebut dilaksanakan di sejumlah panti asuhan dan pondok pesantren di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyaluran santunan dan takjil dilakukan secara serentak di delapan lokasi, di antaranya Yayasan Sayap Ibu Cabang DIY, Panti Asuhan Putra Islam Giwangan, Panti Asuhan Daarut Taqwa, Panti Asuhan Basa, Pondok Pesantren Al Atsar, Pondok Pesantren Tahfidz Hayyinul Qur’an, Pondok Yatim Piatu Putri KH Imam Syafei, serta Baitul Quran dan Panti Asuhan Al Kamiliyyah. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 25 Februari 2026.
Kepala Biro Kerja Sama, Humas, dan Keprotokolan UMBY, Widarta, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi di bulan Ramadan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus menjadi bentuk kepedulian kampus terhadap masyarakat sekitar.
“UMBY membersamai masyarakat dengan berbagi untuk menghadirkan kebahagiaan dan memperoleh keberkahan Allah SWT,” ujar Widarta.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari pihak penerima manfaat. Kepala Panti Yayasan Sayap Ibu, Devi Indah Puspitasari, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang terus diberikan oleh UMBY kepada anak-anak di panti asuhan.
Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi seluruh civitas akademika UMBY.
Selain kegiatan santunan dan pembagian takjil, UMBY juga menggelar acara buka puasa bersama civitas akademika di Masjid Hikmah Tawakal pada Jumat, 27 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut hadir Drs. H. Purwono, MA atau yang dikenal sebagai Ustadz Syech Purji untuk memberikan tausiyah menjelang berbuka puasa.
Dalam ceramahnya yang bertema “Hidup Bahagia dalam Taqwa”, Ustadz Syech Purji menyoroti berbagai persoalan sosial yang menyebabkan sebagian masyarakat merasa tidak bahagia, seperti masalah ekonomi, pengangguran, perceraian, hingga tekanan hidup.
Ia menyampaikan sejumlah langkah untuk meraih kebahagiaan, antara lain meningkatkan kualitas ibadah, bersyukur, membangun keluarga sakinah, memiliki kepedulian sosial, menjaga kesehatan, serta memperbanyak doa dan aktivitas spiritual.
Menurutnya, memperbaiki ibadah merupakan kunci utama untuk memperoleh ketenangan hati.
“Ibadah yang diperbaiki akan melahirkan ketenangan hati, dan hati yang tenang adalah kunci hidup yang terasa baik meskipun menghadapi berbagai ujian,” tutupnya. (mercubuana-yogya.ac.id)
Melalui rangkaian kegiatan Ramadan ini, UMBY berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan kampus.



