Mahasiswa Tata Boga UM Kenalkan Kuliner Berkelanjutan melalui Gastrova 2026

Malang — Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Tata Boga Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang sukses menggelar ajang inovasi kuliner bertajuk Gastrova 2026 pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Gedung Sasana Krida UM. Mengusung tema “Reviving Indonesian Taste Sustainably”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas dan inovasi kuliner berbasis makanan khas Nusantara dengan pendekatan berkelanjutan. Acara tersebut sekaligus menjadi bagian dari penyelesaian tugas akhir mahasiswa yang menampilkan berbagai sajian inovatif dengan tetap mempertahankan cita rasa lokal Indonesia.

Mengangkat Kuliner Nusantara dengan Sentuhan Modern

Melalui konsep Gastronoforge Flavorium, mahasiswa berupaya menghidupkan kembali kekayaan kuliner Nusantara dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan identitas budaya lokal. Kegiatan ini juga menjadi bentuk ajakan kepada generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan makanan tradisional Indonesia di tengah pesatnya perkembangan kuliner internasional.

Ketua pelaksana Gastrova 2026, Fakhri Husni Ramadhan menjelaskan bahwa acara tersebut dirancang sebagai ruang eksplorasi kreativitas mahasiswa di bidang kuliner berkelanjutan. Menurutnya, Gastrova bukan hanya sekadar festival makanan, tetapi juga sarana untuk menghadirkan inovasi kuliner yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan penggunaan bahan alami.

Dukungan Kampus terhadap Kuliner Sehat dan Inovatif

Rektor Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Haryono turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia menilai Gastrova 2026 tidak hanya menghasilkan sajian yang lezat, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dalam pengembangan produk pangan lokal yang sehat, inovatif, dan memiliki nilai budaya.

Menurutnya, mahasiswa Tata Boga memiliki peran penting dalam mengembangkan kreasi makanan Nusantara berbahan alami agar tetap relevan dan diminati masyarakat modern.

Pameran Produk dan Kompetisi Memasak

Gastrova 2026 berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan menarik, di antaranya:

Pameran produk inovasi mahasiswa Tata Boga angkatan 2022
Penilaian karya kuliner oleh dewan juri profesional
Kompetisi memasak kategori junior, inovatif, dan profesional
Sesi live cooking mahasiswa
Talkshow dan diskusi bisnis kuliner

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian pengunjung adalah bincang inspiratif bersama Chef Abdi, seorang pebisnis kuliner asal Malang sekaligus finalis ajang memasak nasional.

Dalam sesi tersebut, Chef Abdi membagikan strategi membangun bisnis kuliner berbasis kebutuhan pasar lokal. Ia menekankan pentingnya memahami target konsumen sebelum mengembangkan produk makanan.

Menurutnya, inovasi kuliner perlu disesuaikan dengan pola konsumsi masyarakat agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing sekaligus kualitas yang baik.

Mendukung Konsep Kuliner Berkelanjutan

Melalui Gastrova 2026, Fakultas Vokasi UM berharap inovasi kuliner berbahan alami dan berbasis cita rasa lokal semakin berkembang di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab melalui pengembangan produk kuliner sehat, kreatif, dan berkelanjutan.

Dengan semangat inovasi dan pelestarian budaya, Gastrova 2026 menjadi bukti bahwa generasi muda mampu menghadirkan kuliner Nusantara yang modern tanpa kehilangan identitas lokalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Negeri dalam Lingkar Bencana: Ketika Data Tak Lagi Sekadar Angka

Negeri dalam Lingkar Bencana Ketika Data Tak Lagi Sekadar Angka

Indonesia tidak pernah benar-benar jauh dari bencana. Dari gempa bumi yang mengguncang wilayah timur, banjir yang merendam kota-kota besar, hingga longsor yang menelan desa-desa di lereng perbukitan—semuanya menjadi bagian dari

Visitasi dan Pembahasan Program KKN Kebangsaan di Kepulauan Rempah Maluku

Visitasi dan Pembahasan Program KKN Kebangsaan di Kepulauan Rempah Maluku

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Padang (LPPM UNP), Prof. Dr. Anton Komaini S.Si., M.Pd, bersama Kepala Pusat KKN, Dr. Elfi Tasrif, MT, turut serta dalam kegiatan Visitasi,

Universitas Terbuka: Pelopor Pendidikan Jarak Jauh yang Mendahului Zaman

Universitas Terbuka Pelopor Pendidikan Jarak Jauh yang Mendahului Zaman

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, memuji Universitas Terbuka (UT) sebagai pelopor dalam pembelajaran jarak jauh. Dalam pidatonya saat peresmian Gedung Unit Program Belajar Jarak