Bintang Sinetron Ganteng-Ganteng Serigala Muhammad Arief Fadhillah Mendaftar di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya

BANDARLAMPUNG – Muhammad Arief Fadhillah, yang berperan sebagai Bolly dalam sinetron populer “Ganteng-Ganteng Serigala,” mendaftarkan diri sebagai mahasiswa Program Studi Manajemen di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya pada hari Senin (28/8/23) melalui proses pendaftaran online.

“Saya memilih IIB Darmajaya karena kampus ini menyediakan program perkuliahan yang sangat cocok untuk kami yang memiliki jadwal pekerjaan yang padat. Setelah mendengar banyak informasi positif dari teman-teman, saya akhirnya memutuskan untuk melanjutkan studi di IIB Darmajaya,” ujar Arief Fadhillah.

Arief Fadhilah, seorang aktor ibu kota, bergabung dengan IIB Darmajaya setelah Mahesa Andika Setiawan, yang lebih dikenal dengan nama Andika Kangen Band, dan Verrel Bramasta, pemeran utama dalam sinetron “Putri untuk Pangeran,” juga mendaftarkan diri di universitas ini.

Baca juga : Kolaborasi Strategis: IIB Darmajaya dan SMA Tunas Mekar Indonesia Gelar Program Double Track Kewirausahaan Digital

Arief Fadhilah mengungkapkan bahwa keinginan untuk menyelesaikan pendidikan tingginya sudah ada sejak lama. Namun, pekerjaannya di dunia hiburan membuatnya kesulitan untuk fokus pada studi. Informasi tentang Program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) yang cocok bagi mereka yang bergerak di dunia seni dari Verrel Bramasta membuatnya sangat tertarik. “Saya merasa beruntung bahwa sekarang ada Program RPL di IIB Darmajaya, dan saya langsung mendaftar. Terutama karena perkuliahan diselenggarakan pada hari Jumat dan Sabtu, dengan kombinasi kelas tatap muka dan online, ini sangat membantu saya dalam meraih gelar sarjana,” ujar pemeran Salman Prasetya dalam sinetron “Aku Titipkan Cinta.”

Pria yang lahir pada tanggal 16 Desember 1997 ini juga menyatakan niatnya yang serius untuk menyelesaikan pendidikan tinggi, terutama setelah mengetahui bahwa banyak teman artisnya telah mendaftar di IIB Darmajaya.

Selain itu, dia menekankan bahwa IIB Darmajaya merupakan salah satu institusi terbaik di Indonesia dengan akreditasi yang sangat baik. “Saya memilih Program Studi Manajemen sesuai dengan latar belakang pekerjaan saya dalam bidang strategi pemasaran dan bisnis,” ungkap pemeran Badrul dalam sinetron “Merindu Baginda Nabi” ini.

Tentang banyaknya pelaku seni, termasuk musisi dan aktor, yang mendaftar di universitas terbaik ini, Rektor IIB Darmajaya, Dr. H. Firmansyah Y. Alfian., MBA., M.Sc., merasa senang dan bersyukur. “Ini adalah bukti bahwa IIB Darmajaya semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional,” kata Firmansyah.

Lebih lanjut, Ketua Aptisi Wilayah II-B Lampung ini mengungkapkan bahwa pada akhir Agustus 2023 ini, puluhan mahasiswa asing mulai datang ke IIB Darmajaya untuk melanjutkan studi dalam berbagai program yang ditawarkan oleh kampus ini. “Kami menyambut mahasiswa asing dalam berbagai program, termasuk student mobility, joint research, international class, dan juga dalam program International Internship Scholarship (IIS). Pada tanggal 31 Agustus, IIB Darmajaya akan menyambut mahasiswa asing dari Republik Rakyat Tiongkok dan Afrika Selatan,” tambah Rektor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Kujang: Mewujudkan Angkutan Umum yang Ramah Lingkungan dan Terjangkau di Kota Bogor”

Kujang Mewujudkan Angkutan Umum yang Ramah Lingkungan dan Terjangkau di Kota Bogor

Tiga mahasiswa dari Fakultas Teknik (FT) Universitas Indonesia (UI) yang berasal dari angkatan 2020, yakni Khrisna Primaputra, Raisya Amru Adzhani, dan Rakan Sulthan Muhammad Hadipranoto, telah mengembangkan suatu inovasi sistem

Guru Honorer Dilarang Mengajar, Ferawati Kembali Aktif setelah Dimediasi Dikbudpora

Guru Honorer Dilarang Mengajar, Ferawati Kembali Aktif setelah Dimediasi Dikbudpora

Bima – Ferawati, seorang guru honorer di SDN Inpres Kalo, Desa Pai, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang sebelumnya dilarang mengajar karena hanya memiliki gelar D2, kini

Langkah Kecil dari Kampus, Dampak Besar di Somalia

Langkah Kecil dari Kampus Dampak Besar di Somalia

Berawal dari FKM UMJ, Safiya melangkah kecil dalam dunia akademik dan organisasi, lalu berkontribusi dalam pengembangan kesehatan masyarakat di Somalia. Jumat sore, 18 April 2025, Ikatan Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat