Universitas Teuku Umar Raih Lima Penghargaan dalam Abdidaya Ormawa 2024 di Bali

Universitas Teuku Umar (UTU) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, UTU berhasil meraih lima penghargaan dalam acara Abdidaya Ormawa 2024 yang diselenggarakan di Universitas Udayana, Bali, pada Sabtu (9/11/2024). Kelima penghargaan yang berhasil diraih antara lain, medali emas untuk kategori Sistem Pendukung Perguruan Tinggi dengan predikat Perguruan Tinggi Teraktif. Selain itu, UTU juga meraih dua medali perak (peringkat kedua) untuk kategori Ormawa dan Tim Pelaksana Ormawa, serta dua medali perunggu untuk kategori Tim Pelaksana Ormawa dan Poster.

Acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia ini diikuti oleh universitas-universitas yang telah melaksanakan kegiatan PPK Ormawa (Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan) dari bulan Juni hingga November 2024, dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Prestasi Tim UTU

Untuk kategori Ormawa Terbaik, medali perak diraih oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (Himadistra), sementara untuk kategori Tim Pelaksana Ormawa, medali perak juga diraih oleh Himadistra, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, di bawah bimbingan Agatha Debby Reiza Marcella, M.Si.

Sedangkan untuk kategori Tim Pelaksana Ormawa dan Poster, dua penghargaan medali perunggu diraih oleh tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (Himakesmas), Fakultas Kesehatan Masyarakat, yang dibimbing oleh Eva Flourentina Kusumawardani, S.K.M., M.Epid.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si, yang didampingi oleh Korpus PKM UTU, Yarmaliza, S.KM., M.Si, serta dosen pendamping dan empat tim PPK Ormawa finalis Abdidaya Ormawa 2024.

Keikutsertaan UTU dalam Abdidaya Ormawa 2024

Sebanyak 160 tim PPK Ormawa dari 66 perguruan tinggi di Indonesia, 90 dosen pembimbing, dan 12 mitra PPK Ormawa turut hadir dalam ajang ini. UTU berhasil mengirimkan empat tim yang lolos ke babak final kompetisi PPK Ormawa, yakni: Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (HIMADISTRA), BEM Fakultas Pertanian, Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMATIF) Fakultas Teknik, dan Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Apresiasi dari Rektor UTU

Menanggapi prestasi tersebut, Rektor UTU, Prof. Ishak Hasan, memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian tim PPK Ormawa UTU yang berhasil meraih prestasi terbaik. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa kreativitas dan kapasitas mahasiswa serta organisasi kemahasiswaan di UTU berada pada level yang sangat baik.

“Keberhasilan Universitas Teuku Umar di ajang Abdidaya Ormawa 2024 mencerminkan peningkatan yang signifikan bagi tim Ormawa UTU. Harapannya, pencapaian ini dapat memotivasi Ormawa di UTU untuk terus menjalankan program-program serupa di masa mendatang,” ujar Prof. Ishak.

Lebih lanjut, Rektor UTU menambahkan bahwa kegiatan Abdidaya ini bukan hanya mengharumkan nama UTU di kancah nasional, tetapi juga memberikan pembelajaran berharga bagi mahasiswa untuk berkontribusi membangun ekonomi dan teknologi di desa-desa yang membutuhkan.

“Abdidaya merupakan puncak dari kegiatan PPK Ormawa, yang menguji kegiatan organisasi kemahasiswaan UTU lewat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang positif. Tahun ini adalah tahun keempat UTU meraih penghargaan dalam Abdidaya, sebuah prestasi yang sangat membanggakan,” kata Prof. Ishak.

Harapan dari Korpus PKM UTU

Sementara itu, Yarmaliza, Korpus PKM UTU, juga menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa UTU. “Ini adalah hasil kerja keras kita semua, mulai dari pimpinan universitas, bagian kemahasiswaan UTU, dekanat, dosen pembimbing, hingga semangat juang mahasiswa kami,” katanya.

Yarmaliza berharap, prestasi yang dicapai tahun ini dapat menjadi kebanggaan bagi seluruh tim pelaksana PPK Ormawa UTU, dan mendorong tim lainnya untuk terus berkembang dan berprestasi. “Harapan kami, prestasi ini akan menjadi motivasi bagi seluruh Ormawa di UTU untuk terus berinovasi dan menjalankan program-program kreatif yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat,” tuturnya.

Tentang Abdidaya Ormawa 2024

Abdidaya Ormawa merupakan penghargaan dan apresiasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) kepada tim PPK Ormawa yang berhasil melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan baik di lapangan. Program ini diikuti oleh organisasi kemahasiswaan dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia, dengan lebih dari 600 judul program yang didanai oleh Ditjen Dikti pada tahun ini.

Acara tahunan ini berlangsung meriah dan sukses, diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari malam pembukaan, stand PPK Ormawa, expo, seminar lokakarya, sarasehan, hingga malam puncak penganugerahan pada Sabtu, 9 November 2024. Penilaian dilakukan oleh tim reviewer Ditjen Dikti dengan berbagai kategori penilaian, mencakup perguruan tinggi, Ormawa, tim pelaksana, dosen pembimbing, dan mitra.

Info : Aduwina Pakeh / utu.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Dalam Suasana Duka, KKN PPM Angkatan 46 UMBY Resmi Dilepas

Yogyakarta, 22 Januari 2025 – Suasana haru menyelimuti pelepasan Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) angkatan ke-46 yang berlangsung pagi ini di Sport

White Canvas Judul Pameran IDEsember 2022 – FHIK UK Petra Surabaya

White Canvas Judul Pameran IDEsember FHIK UK Petra Surabaya Gelar 2022

FHIK Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya Gelar Pameran IDE Desember Bertajuk Kanvas Putih. Dikutip dari beritajatim.com Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif (FHIK) menggelar pameran IDE Desember bertajuk Kanvas Putih

Mahasiswa FK Diberhentikan, Universitas Islam Sumatera Utara Tindak Kasus CCTV di RSUD Raden Mattaher

Mahasiswa FK Diberhentikan, Universitas Islam Sumatera Utara Tindak Kasus CCTV di RSUD Raden Mattaher

Medan – Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) resmi memberhentikan seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Program Studi Pendidikan Profesi Dokter bernama Agung Novriyan. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Rektor UISU Nomor