Prof. Bambang Tri Bawono Usulkan Konsep Activity on Glasses untuk Cegah Korupsi

Korupsi sering dianggap sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) karena dampaknya yang merusak sektor ekonomi, politik, pemerintahan, dan hukum. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Bambang Tri Bawono, SH, MH, dosen Fakultas Hukum Unissula, dalam pengukuhannya sebagai guru besar pada Sabtu (18/1/2025) di kampus Unissula.

Prof. Bambang menjelaskan bahwa korupsi adalah penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Untuk memberantas korupsi, berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya dengan diterapkannya UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang kemudian diperbarui menjadi UU No. 20 Tahun 2001. Namun, data dari Indonesia Corruption Watch (ICW) menunjukkan bahwa kasus dan tersangka korupsi justru meningkat antara tahun 2019-2023.

Sebagai solusi, Prof. Bambang mengusulkan suatu konsep pencegahan yang lebih efektif, yaitu dengan menekankan pencegahan daripada penindakan. Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul Activity on Glasses: Sistem Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, beliau memaparkan sebuah sistem pengawasan yang berfokus pada pembangunan moral masyarakat dan pengawasan yang melibatkan teknologi digital.

Konsep Activity on Glasses ini memungkinkan masyarakat untuk mengawasi kehidupan dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) serta penyelenggara negara secara menyeluruh, mulai dari rekrutmen hingga pensiun. Dengan sistem ini, para ASN dan penyelenggara negara diibaratkan seperti berada dalam akuarium kaca yang memungkinkan gerak-geriknya terpantau. Masyarakat dapat mengakses informasi secara digital dan membandingkan data yang ada dengan kehidupan nyata para pejabat tersebut. Ketika terdapat ketidaksesuaian, masyarakat bisa melaporkan hal tersebut kepada pihak berwenang.

Prof. Bambang meyakini bahwa jika konsep ini diterapkan secara konsisten, tingkat korupsi di Indonesia akan menurun secara signifikan. Hal ini akan mempercepat terwujudnya harapan untuk menciptakan bangsa yang lebih adil dan sejahtera.

Rektor Unissula, Prof. Dr. Gunarto, SH, MH, turut menyampaikan bahwa Unissula adalah universitas swasta dengan jumlah guru besar terbanyak di Jawa Tengah. Prof. Bambang Tri Bawono merupakan guru besar ke-20 di Fakultas Hukum Unissula dan guru besar ke-75 di universitas ini. Rektor juga memuji perjalanan karir Prof. Bambang yang mencakup berbagai posisi penting, termasuk Ketua Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum Masyarakat, Dekan Fakultas Hukum, dan Ketua Umum Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA).

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Pembina YBWSA, Drs. Azhar Combo, Guru Besar dari Hankuk University Korea Selatan, Prof. Im Youngho, serta pejabat dari LLDikti Wilayah VI Jateng, Mahkamah Agung, Pengadilan Tinggi Agama Semarang, Pengadilan Negeri Semarang, dan berbagai organisasi hukum lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Langkah Kecil dari Kampus, Dampak Besar di Somalia

Langkah Kecil dari Kampus Dampak Besar di Somalia

Berawal dari FKM UMJ, Safiya melangkah kecil dalam dunia akademik dan organisasi, lalu berkontribusi dalam pengembangan kesehatan masyarakat di Somalia. Jumat sore, 18 April 2025, Ikatan Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat

725 MABA lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Universitas Tidar (Untidar) Magelang

725 MABA lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Universitas Tidar (Untidar) Magelang

Sebanyak 725 mahasiswa baru (maba) dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Universitas Tidar (Untidar) Magelang. Calon mahasiswa yang dinyatakan lolos akan berlanjut ke tahap registrasi pada tanggal 30

Eksplorasi Sejarah Stasiun Tugu Yogyakarta: Simbol Transportasi Terkemuka di Jantung Kota Pendidikan Jogja

Sejarah Transportasi Kereta di Yogyakarta

Kereta api merupakan salah satu sarana transportasi yang sering digunakan oleh masyarakat untuk perjalanan jarak jauh. Di antara banyak stasiun kereta di Indonesia, Stasiun Yogyakarta menjadi salah satu yang tertua.