Menjadi IAI Khozinatul Ulum Blora, Bupati Blora : Institut Pertama di Blora

Perubahan nama Sekolah Tinggi Agama Islam Khozinatul Ulum menjadi Institut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora didasarkan pada Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia dengan Nomor 1334 Tahun 2022, mendengar kabar baik ini, bapak Arief Rohman (Bupati Blora) langsung ucapkan selamat dan bangga adanya Institut pertama di Kabupaten Blora.

Sebelumnya Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Khozinatul Ulum Blora Jawa Tengah salah satu perguruan tinggi Islam di Kabupaten Blora. Sekolah Tinggi ini awalnya didirikan oleh KH. Muharror Ali bersama segenap jajaran pengurus didukung dosen professional dibidangnya tahun 2007.

“Kami ucapkan selamat dan bangga atas nama Pemkab Blora dan ketua Alumni Khozinatul Ulum,” ujar Gus Arief, panggilan Bupati Blora. Putra pertama dari Kiai Ali Muhdlor berharap agar Institut Agama Islam Khozinatul Ulum semakin bisa mewarnai Blora. Kualitas pendidikan disini semakin meningkat. Bupati juga berharap agar Jumlah prodi (program pendidikan) atau jurusannya semakin banyak.

Saat ini IAI Khozinatul Ulum Blora ini berlokasi di Jalan Mr. Iskandar Nomor 42, Mlangsen, Blora kota, Jawa tengah. IAI Khozinatul Ulum Blora berada di bawah naungan Khozinatul Ulum Al-Amien. Awal berdirinya sejak 2007 dan mendapat SK BAN-PT No: 019/BAN-PT/AKXIV/S1 untuk menjalankan roda perkualiahan.

Program studi di kampus IAI Khozinatul Ulum Blora saat ini yaitu Sarjana (S1) Program studi / jurusan Perbankan Syariah, Pendidikan Agama Islam, Ilmu Alquran dan Tafsir, Ilmu Hadist, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan Ekonomi Syari’ah.

Terkait perubahan Nama Kampus

Perubahan nama kampus merupakan suatu kebijakan yang diambil oleh lembaga yang mengelola kampus tersebut untuk mengganti nama kampus dengan nama baru. Perubahan nama kampus dapat dilakukan untuk berbagai alasan, misalnya untuk mencerminkan perubahan visi dan misi lembaga, untuk menunjukkan afiliasi atau kemitraan dengan lembaga lain, atau untuk menyesuaikan dengan perubahan lingkungan atau kebijakan yang berlaku.

Perubahan nama kampus biasanya dilakukan melalui proses yang teratur dan melibatkan berbagai pihak yang terkait, seperti pimpinan lembaga, dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Sebelum nama kampus diubah, biasanya akan dilakukan konsultasi dengan pihak-pihak terkait dan diberikan kesempatan untuk memberikan masukan atau tanggapan terkait perubahan nama tersebut. Setelah proses konsultasi selesai, keputusan akhir tentang perubahan nama kampus biasanya diambil oleh pimpinan lembaga yang bersangkutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

PMB Gelombang 3 Resmi Dibuka Universitas Muhammadiyah Bima

PMB Gelombang 3 Resmi Dibuka! Universitas Muhammadiyah Bima Ajak Calon Mahasiswa Bergabung

PMB Gelombang 3 Resmi Dibuka! Universitas Muhammadiyah Bima Ajak Calon Mahasiswa Bergabung Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang ke-3 untuk Tahun Akademik 2025/2026. Pendaftaran

Alimatus Sahrah, Dosen di Fakultas Psikologi UMBY, Dikukuhkan sebagai Guru Besar

Alimatus Sahrah, Dosen di Fakultas Psikologi UMBY, Dikukuhkan sebagai Guru Besar

Pada Senin (26/2/2024), Prof Dr Alimatus Sahrah M.Si MM, dosen di Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Psikologi Industri dan Organisasi. Pengukuhan

Jadwal Pemeriksaan Kesehatan Calon Mahasiswa Baru Universitas Halu Oleo Jalur SNBP Tahun 2024

Jadwal Pemeriksaan Kesehatan Calon Mahasiswa Baru Universitas Halu Oleo Jalur SNBP Tahun 2024

PENGUMUMAN Jadwal Pemeriksaan Kesehatan Calon Mahasiswa Baru Universitas Halu Oleo Jalur SNBP Tahun 2024. Kendari, 28 Juni 2024 – Universitas Halu Oleo (UHO) mengumumkan jadwal pemeriksaan kesehatan (PEMKES) bagi calon