Lakukan Unjuk Rasa, Ribuan Mahasiswa Universitas di Lampung Paksa Masuk Gedung DPRD

Ribuan mahasiswa Universitas Lampung memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Lampung setelah melakukan unjuk rasa yang berakhir ricuh. Para mahasiswa ini menuntut untuk cabut Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker). Sebelumnya, mereka berkumpul di Halte Unila sejak pukul 08.00 WIB pada Kamis (30/2) untuk mempersiapkan seruan aksi. Dikabarkan juga di Lampung TV, Unjuk Rasa Ribuan Mahasiswa Lampung Ricuh, 48 Ditahan.

Meskipun sempat ditemui oleh ketua DPRD Lampung di lokasi unjuk rasa, para pendemo memaksa berdialog di dalam gedung DPRD. Namun, akibat tuntutan mereka tidak dikabulkan, petugas menggunakan water canon untuk membubarkan massa. Polisi kemudian mengamankan beberapa pengunjuk rasa yang diduga sebagai provokator.

https://www.youtube.com/watch?v=cFOonnKAAqM
Lakukan Unjuk Rasa, Ribuan Mahasiswa Universitas di Lampung Paksa Masuk Gedung DPRD

Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kepolisian dalam mengamankan terduga provokator dalam demonstrasi menentang UU Cipta Kerja di gedung DPRD Lampung, pada Kamis (30/3), menuai kecaman dari sejumlah pihak. Polisi terlihat melakukan pemukulan kepada para terduga provokator dalam beberapa dokumentasi yang beredar. Namun, kapolresta Bandar Lampung, Kombes Ino Harianto membantah bahwa pihaknya melakukan aksi kekerasan dan represi. Menurutnya, yang dilakukan anggotanya hanyalah melakukan pengamanan.

Masih dari Lampung TV dikabarkan Unjuk rasa setidaknya ribuan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Bandarlampung ini ricuh, Kamis, 30 Maret 2023. Polresta Bandar Lampung mengklaim menahan 48 orang, dengan dugaan membuat kerusakan dan merusak kawat berduri. Peserta Ujuk rasa (Demo) Mahasiswa antara lain dari Itera, yang mencapai 300, Unila 200, Polinela 100, UIN 100, STKIP 55, UBL 50, Poltekes 50, Universitas Malahayati 50, Teknokrat 40, Darmajaya 20, Universitas Muhammadiyah Lampung 20, dan UTB 5 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Pemerintah Pertimbangkan Penghentian Alokasi Dana Abadi Pendidikan: Dampaknya Bagi LPDP dan Isu-isu Pendidikan

Pemerintah Pertimbangkan Penghentian Alokasi Dana Abadi Pendidikan Dampaknya Bagi LPDP dan Isu-isu Pendidikan

Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menghentikan alokasi anggaran dana abadi pendidikan sebesar Rp 20 triliun setiap tahun, yang telah mengumpulkan total hampir Rp 140 triliun. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan

Kapolres Bantul Apresiasi Kelulusan SMA yang Tertib: Imbauan dan Pengamanan Tersebar

Kapolres Bantul Apresiasi Kelulusan SMA yang Tertib Imbauan dan Pengamanan Tersebar

Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta, menyatakan bahwa proses pengumuman kelulusan SMA di Bantul berlangsung dengan lancar dan tertib. Dia juga memberikan penghargaan kepada seluruh siswa SMA di Bantul yang

Kolaborasi Strategis: IIB Darmajaya dan SMA Tunas Mekar Indonesia Gelar Program Double Track Kewirausahaan Digital

Kolaborasi Strategis IIB Darmajaya dan SMA Tunas Mekar Indonesia Gelar Program Double Track Kewirausahaan Digital

Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menjalin kolaborasi strategis dengan SMA Tunas Mekar Indonesia (TMI) melalui program Double Track yang kali ini berfokus pada Kewirausahaan Digital. Program ini melibatkan