Sejarah Transportasi Kereta di Yogyakarta

Kereta api merupakan salah satu sarana transportasi yang sering digunakan oleh masyarakat untuk perjalanan jarak jauh. Di antara banyak stasiun kereta di Indonesia, Stasiun Yogyakarta menjadi salah satu yang tertua. Stasiun Yogyakarta, juga dikenal sebagai Stasiun Tugu, terletak dekat dengan Tugu Yogyakarta. Beberapa stasiun lain di Yogyakarta meliputi Stasiun Tugu Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Maguwo, Stasiun Patukan, Stasiun Rewulu, Stasiun Sentolo, dan Stasiun Wates.

Posisi strategis Stasiun Yogyakarta di Kota pendidikan Jogja yang memiliki banyak Kampus ini, yang terletak di tengah kota, membuatnya dekat dengan objek wisata dan pusat perbelanjaan di kawasan Malioboro. Stasiun ini, yang juga dikenal sebagai Stasiun Tugu, adalah stasiun kereta bergaya kolonial yang terletak di Jalan Pasar Kembang, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga : 21 Universitas Swasta Terbaik di Yogyakarta Menurut UniRank 2023

Sejarah Stasiun Yogyakarta dapat ditelusuri melalui KAI, yang mencatat bahwa stasiun ini mulai beroperasi pada 2 Mei 1887, menjadi stasiun kedua di Yogyakarta setelah Stasiun Lempuyangan yang sudah beroperasi 15 tahun lebih awal. Peresmian Stasiun Yogyakarta bersamaan dengan pembukaan lintas Yogyakarta-Cilacap sepanjang 176 km oleh Staatsspoorwegen (SS), menjadikannya stasiun pertama yang menghubungkan Yogyakarta dengan pelabuhan di selatan Jawa.

Stasiun Yogyakarta, yang awalnya dibangun untuk mengangkut hasil bumi dari Jawa Tengah dan sekitarnya, baru melayani kereta penumpang pada tahun 1905. Saat ini, Stasiun Yogyakarta telah berkembang menjadi stasiun besar dengan enam jalur kereta yang melayani kelas bisnis dan eksekutif menuju berbagai tujuan di Pulau Jawa.

Meskipun jalur ke Semarang via Magelang sudah tidak beroperasi, Stasiun Yogyakarta tetap menjadi pusat transportasi yang penting. Bangunan stasiun ini memiliki fasad bergaya Indische Empire yang simetris dan rapi, dengan pengaruh awal arsitektur modern dan ornamentasi Art Deco.

Baca Juga : Ini Dia 7 Jurusan Kuliah Termahal di Indonesia?

Stasiun Yogyakarta juga dikenal dengan konsep “stasiun dua sisi,” di mana bangunan stasiun dikelilingi oleh peron dan jalur kereta api. Selain sebagai stasiun penumpang, Stasiun Yogyakarta tetap berfungsi sebagai tempat perawatan kereta.

Terletak dekat dengan Malioboro, Stasiun Yogyakarta memberikan akses mudah ke kawasan wisata ini, dengan jarak sekitar 300 meter atau 9-10 menit berjalan kaki melalui Jalan Malioboro atau Jalan Sosrowijayan Wetan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Perbandingan Biaya Kuliah Kedokteran Universitas Swasta di Jogja : UAD, UII, UMY, UKDW dan UNISA

Perbandingan Biaya Kuliah Kedokteran Universitas Swasta di Jogja UAD, UII, UMY, UKDW dan UNISA

Penentuan pilihan Kuliah umumnya berdasarkan keminatan dari si calon mahasiswa, Lokasi kampus, Biaya Kuliah dan Akreditasi dari Program studi dan Akreditasi Institusi (AIPT). Salah satu Jurusan atau program studi yang

PMB Gelombang 3 Resmi Dibuka Universitas Muhammadiyah Bima

PMB Gelombang 3 Resmi Dibuka! Universitas Muhammadiyah Bima Ajak Calon Mahasiswa Bergabung

PMB Gelombang 3 Resmi Dibuka! Universitas Muhammadiyah Bima Ajak Calon Mahasiswa Bergabung Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang ke-3 untuk Tahun Akademik 2025/2026. Pendaftaran

Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menempati posisi ke-3 Scimago 2023

Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menempati posisi ke-4 Scimago 2023

Pada tahun 2023, Scimago merilis hasil pemeringkatan institusi di Indonesia dan Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menempati posisi ke-3 dalam peringkat tersebut. Sebanyak 61 kampus di Indonesia ikut serta dalam