Solusi Manajemen Gadget Anak Tim PkM UMBY Perkenalkan Aplikasi Parental Control

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) telah memperkenalkan dan memberikan pelatihan tentang aplikasi parental control kepada pengajar dan beberapa wali siswa di TKIT Mekar Insani Yogyakarta. Aplikasi parental control ini bertujuan untuk mengatur dan membatasi waktu penggunaan gawai oleh anak-anak.

Kegiatan pengabdian yang dipimpin oleh dosen Prodi Informatika UMBY, Arita Witanti (Dosen Informatika UMBY), dan anggotanya, dua dosen dari prodi Psikologi UMBY yaitu Triana Noor Edwina dan Dewayani Soeharto, telah berlangsung selama tiga tahun di TKIT Mekar Insani Minggiran, Kota Yogyakarta.

“Arita Witanti menjelaskan bahwa dari hasil kuesioner yang dilakukan sebelumnya, teridentifikasi bahwa salah satu masalah yang dihadapi oleh orang tua dan pengajar adalah kendali terhadap penggunaan gawai dan menonton televisi oleh anak-anak,” ungkapnya pada Rabu (26/7/2023).

Dalam rangka mengatasi masalah tersebut, tim dosen UMBY memberikan edukasi mengenai aplikasi parental control untuk mengatur waktu penggunaan layar (screen time) anak melalui kegiatan pengabdian tahunan yang telah berjalan selama tiga tahun ini.

Kegiatan pengenalan aplikasi parental control diadakan pada Sabtu (22/7/2023) dan ditujukan kepada pengajar TKIT Mekar Insani. Mereka diberikan pengetahuan praktis mulai dari instalasi hingga pengaturan aplikasi secara langsung.

“Aplikasi ini tidak terlalu sulit untuk digunakan, namun belum banyak yang menggunakannya. Aplikasi ini sangat berguna dalam mengontrol waktu anak menggunakan gawai sesuai kesepakatan dengan orang tua, agar dapat menghindari dampak negatif dari paparan gawai yang berlebihan,” tambahnya.

Baca juga ; Pengumuman Klasterisasi Perguruan Tinggi tahun 2023 – Klasterisasi bukan pemeringkatan

Sebanyak 17 pengajar TKIT Mekar Insani dan beberapa wali siswa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tim PkM memberikan tutorial langsung selama lebih dari tiga jam. Selain materi mengenai screen time, para pengajar juga diberikan materi tambahan tentang Microsoft Excel untuk meningkatkan kemampuan mereka.

Kepala Sekolah TKIT Mekar Insani, Zenny Savitri menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan pengajar mengenai teknologi terkini, terutama dalam mengelola screen time anak-anak.

Zenny berharap pada pelatihan selanjutnya pada bulan September, akan didapatkan materi tentang pendekatan parenting dari sisi psikologi agar para orang tua dapat lebih terlibat dalam manajemen screen time anak-anak. Melalui pelatihan ini, Zenny melihat bahwa wali siswa TKIT Mekar Insani telah memberikan tanggapan positif. Mereka sekarang dapat mengatur screen time anak dan mengelola penggunaan gawai bagi orang tua maupun anak dengan lebih baik.

“Dengan menggunakan aplikasi parental control dengan tepat, kesulitan dalam mengatur penggunaan gawai pada anak-anak dapat teratasi,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Perguruan Tinggi dan Penentuan Tugas Akhir: Otonomi Lebih dalam Pendidikan, Berikut Penejlasan Rektor UGM

Foto gedung kampus UGM

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Jakarta telah mengeluarkan Permendikbudristek No 35 Tahun 2023 yang mengenai Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi terbaru. Salah satu aspek yang menarik perhatian dalam peraturan

Perjalanan Inspiratif Jepri Ali Saipul: Dari Keterbatasan Menuju Kesuksesan Dosen Bahasa Inggris dengan Kisah Sukses Mengejutkan

epri Ali Saipul, seorang Dosen Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya)

Jepri Ali Saipul, seorang Dosen Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), baru-baru ini menyelesaikan studi S3 doktor di College of Social Sciences, National Sun Yat-Sen University Taiwan.

Kisah Sukses Aqilla Hilmy Daffanuri di Nikon Photo Contest 2022-2023

Kisah Sukses Aqilla Hilmy Daffanuri di Nikon Photo Contest 2022-2023

Dalam sorotan industri film yang tengah berkembang di Indonesia, kolaborasi menarik antara talenta muda dari berbagai kalangan pendidikan telah menciptakan keajaiban di layar lebar. Aqilla Hilmy Daffanuri, seorang mahasiswa Fakultas